|
Panaburan Benih di Pulang Pisau |
|
|
|
|
Ditulis oleh Bentol Hanorcay
|
|
Rabu, 21 Desember 2011 10:22 |
Menjadi Berkat Bagi Sesama, Menjadi Berkat Bagi Semua. Dengan motto ini, Kembali lagi GSJA “Suara Kenabian Ministry” Pangkalan Bun melakukan perjalanan penaburan benih ke Pulang Pisau, yaitu sebuah kabupaten pemekaran yang berjarak kurang lebih 2 jam dari Palangkaraya. Ini merupakan perjalanan penaburan benih yang ke dua dari GSJA “Suara Kenabian Ministry” bagi daerah Pulang Pisau. Sebelumnya daerah ini telah dilayani oleh bapak Pdt. Freddy R. Sebayang dalam SPK Pemenang 1 dan KKR Kesembuhan. Saat ini acara kembali dilaksanakan pada tanggal 3-4 November 2011 bersama tim yaitu, Pdt. Freddy R. Sebayang, Pi. Pelita Arisandi, Pi. Bentol Hanorcai.
Perjalanan menuju Pulang Pisau dimulai pukul 16.00 Wib dengan menggunakan bus menuju Palangkaraya dan sampai di Palangkaraya pukul 02.30, setelah sampai kemudian perjalanan dilanjutkan kembali dengan bus yang lebih kecil untuk dapat sampai di Pulang Pisau, kurang lebih Pukul 05.00 Wib kami sampai di daerah Pulang Pisau (Tepatnya daerah Gohong), sembari menunggu jemputan untuk sampai di tempat yang akan dituju, kami beristirahat sejenak dan kurang lebih pukul 06.00 Wib kami dijemput dengan menggunakan sepeda motor untuk sampai di Gereja dan pastori Gembala Sidang GSJA “Ekklesia”.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 18 Januari 2012 21:33 |
|
Ditulis oleh Vallauthan Subraminam
|
|
Rabu, 21 Desember 2011 09:27 |
Dear Brothers and Sisters in Christ,
My name is Vallauthan Subraminam, I am an alumni of Haggai Institute and presently I work in a small town in the Indonesian part of Borneo island, called Pangkalan Bun. During my four years of stay here I have had the privilege to be a part of a humble church called
'Gereja Sidang Jemaat Allah' (Assemblies of God Church) Present Main Church building
This church started with only 10 members, but now has grown to accommodate over 200 members who come on 3 separate services on Sundays. Our service to God is not only restricted to Sunday services but the wonderful words of God are shared through our own radio channel and have saved many lives through outreaches in various different remote locations in the island of Borneo, Indonesia. There are various tribes who do not know the Lord. They have not heard of Jesus, and here we are placed in this part of the world to fulfill His Devine purpose of bringing the good news to the ends of the earth. All of us have the desire to fulfill the Great Commission but most us are occupied with various things of the world. Here is an opportunity for you to be involved in doing God's work to save many lost souls.
![]()
Radio Transmission station
![]()
Radio Transmission Tower
This is where you can play a role in helping the church grow and flourish. We are building a new church to accommodate for the growing population and facilitate the first bible school ever built Kalimantan Tengah of Indonesia .
Front view of New Building
You could view detail at the following link in youtube:
http://www.youtube.com/watch?v=_93P6-jj8g4
The new church will be able to accommodate 900 people, will have rooms for small group meetings, improved radio equipments and Sunday school as well as host different functions simultaneously. Your prayers and well wishes are very much appreciated, and we will truly appreciate any monetary donations to help us materialize God's plans for this place and church. We invite you to be our partner in fulfilling The Great commission by supporting this noble cause.
The building and equipment estimated to cost US $ 750,000.
For all donors, monthly work progress and expenditure report shall be forwarded.
Please forward all donations directly to the church as follow: Name. : Gereja Sidang Jemaat Allah Bank. : Bank Negara Indonesa (BNI) Account No : 0230439502 Branch. : Pangkalan Bun
You could visit our web page at the following site: www.suarakenabian.com www.radioskm.com God be with you and bless you always.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 21 Desember 2011 11:11 |
|
Ditulis oleh Freddy Rasdianta
|
|
Selasa, 25 Oktober 2011 09:33 |
Telah lahir pada tanggal 15 Oktober 2011 di Sampit seorang putra dari pasangan Indra Susanto dan Charli Yanti yang diberi nama:
Billie Ozora Indra
Gembala Sidang, Diaken, Aktivis dan seluruh sidang jemaat GSJA Suara Kenabian Ministry mengucapkan Selamat Bersukacita, kiranya kasih dan karunia Tuhan akan menyertai...
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 25 Oktober 2011 10:19 |
|
Mammonisasi Ala Imam Vs Sikap Yesus Terhadap Mammon |
|
|
|
|
Ditulis oleh Andereas Dermawan
|
|
Selasa, 25 Oktober 2011 06:41 |
Nats : Lukas 16:1–9; Matius 6:24
Topik Artikel kali ini mungkin mengejutkan anda. Karena bagi orang Kristen kata Mammon bukanlah hal yang asing. Para pemimpin Agama mungkin beribu-ribu kali mengkhotbahkan dan mengajarkan bahwa harus memiliki sikap yang benar terhadap MAMMON! Tapi sayangnya antara yang dikhotbahkan dengan kenyataan hidup mereka sehari hari sangatlah berlawanan dengan substansi ajaran yang diajarkan oleh Tuhan Yesus. Mereka juga mengajarkan agar tidak memberhalakan Mammon, dan dengan piawai mereka juga mengutip ayat ayat Alkitab dan juga mengutip ucapan ucapan Yesus dan sangat ahli dalam mentafsirkan dan memutar balikan ucapan harafiah Yesus, dengan tafsiran tafsiran yang mereka anggap logis menurut aspirasi mereka dan orang orang kaya di dunia ini. Dan jualan mereka memang sangat laku untuk dijual. Ajaran mereka dianggap populer, cerdas karena memenuhi selera orang orang kaya di dunia ini. Dan dunia memberi gelar yang terhormat pada para IMAM, karena tahu persis apa yang diinginkan manusia. Semakin tinggi gelar kehormatan dan sederet title akademis semakin tinggi pula tingkat kepercayaan orang orang Kristen terhadap para Imam Imam tersebut. Seiring dengan penghormatan dan pujian yang mereka terima, maka orang orang kaya dengan semangat memberikan reward berupa kekayaan, jabatan dan kekuasaan. Dan yang sangat memperihatinkan bahwa tindakan tindakan mereka yang melawan perintah Kristus ini dianggap melayani Tuhan, dan dianggap wajar kalau mereka menerima berkat kelimpahan.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 25 Oktober 2011 09:17 |
|
Doa: Senjata Strategis Mencapai Suku-Suku yang Belum Terjangkau |
|
|
|
|
Ditulis oleh Freddy Rasdianta
|
|
Minggu, 09 Oktober 2011 06:11 |
Allah Menginginkan dan Mendorong Doa Syafaat Bagi Pelaksanaan Maksud Penyelamatan-Nya untuk Manusia di Bumi
Yesus mengajarkan kita berdoa, "Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." Abraham bersyafaat bagi Lot di Sodom, Musa berdoa agar Allah mengalihkan murka-Nya terhadap Israel, Daniel berdoa bagi pengembalian bangsa Israel dari Babel. Mengapa Allah menginginkan dan memerlukan doa syafaat umat-Nya? Pada mulanya Allah memberi manusia wewenang untuk memerintah bumi, sedangkan wewenang untuk memerintah yang dimiliki Setan, dicapai melalui pemberontakan melawan Sang Pencipta, merupakan wewenang untuk memerintah yang palsu, yang tidak sah, dan yang direbut. Melalui kebangkitan-Nya, kita dapat mendayagunakan hak yang diberikan Allah kepada kita -- doa syafaat, agar kehendak-Nya terlaksana dan kerajaan-Nya datang di bumi. Berdoa dalam kuasa Roh Kudus menerobos wewenang musuh, meratakan jalan bagi Dia untuk menyelamatkan semua orang, dan ikut ambil bagian dalam pelaksanaan maksud penebusan-Nya.
Awal tahun 1998, Allah menuntun Dick Eastman membentuk satu tim doa syafaat di setiap bagian Eropa Timur. Tugas mereka ialah "menghadapi benteng-benteng Komunisme". Mereka "berjalan sambil berdoa" di seputar bangunan Politbiro di Bukarest. Dua tahun kemudian, Ceaucescu, yang sebelumnya dengan bangga mengatakan rezimnya akan bertahan seribu tahun lagi, akhirnya runtuh. Di Berlin, pada tengah malam, Allah menuntun Dick dan seorang teman Jermannya berdoa untuk tembok Berlin. Mereka berdua meletakkan tangan di tembok lalu berdoa, "Dalam nama Yesus, runtuhlah!" Dalam peristiwa-peristiwa dramatis tahun lalu di Eropa Timur, Allah telah menggunakan doa umat-Nya untuk menggoncangkan bangsa-bangsa. Dia juga dapat berbuat hal yang sama untuk dunia yang belum terjangkau. Ia sedang mencari mereka yang akan berdiri di hadapan-Nya untuk 2000 kelompok suku-suku yang belum terjangkau, 1000 kota, dan 30 negara yang belum terinjili (Yehezkiel 22:30).
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 09 Oktober 2011 06:23 |
|
Penaburan Benih Di Kasongan |
|
|
|
|
Ditulis oleh Freddy Rasdianta
|
|
Jumat, 07 Oktober 2011 06:45 |
Kali ini kembali GSJA suara Kenabian Ministry Pangkalan Bun melakukan penaburan benih di Kasongan, yaitu sebuah ibu kota Kabupaten Katingan yang berjarak kurang lebih 1 (satu) jam perjalanan dari Palangkaraya. Acara ini diadakan pada tanggal 23-25 September 2011 dengan 5 orang anggota tim yaitu, Pdt. Freddy, Pi. Izak Kilay, Pi. Ermenia Bettris, Pi. Pelita Arisandi dan Bp. Suyato.
Perjalanan dimulai pukul 06.00 wib dengan menggunakan kendaraan sendiri dan tiba pukul 15.00 wib di Kasongan. Istirahat sebentar dan langsung Kebaktian Mujizat Ilahi pada pukul 17.30 Wib. Kekuatan dari Tuhan memampukan kami untuk melayani dia dalam KKR ini dan tema yang disajikan adalah mengenai Hati Yang Dipulihkan. Begitu banyak jemaat yang datang sangat terbuka hatinya dan membuat mereka menerima pemulihan yang luar biasa dari Tuhan. Beberapa orang bahkan begitu tersentuh hatinya dan mengatakan bahwa hari itu adalah kemenangan besar yang dia terima setelah sekian lama terbelenggu dengan masalah kepahitan.
|
|
Terakhir Diperbaharui pada Sabtu, 08 Oktober 2011 16:12 |
|
|